Pertanian organik modern
Semua pelaku usaha pertanian mendambakan pertanian yang dikelola akan menghasilkan yang terbaik untuk dirnya. Apapun tanaman berharap bisa berhasil dan sukses.
Kiat sukses dalam pertanian perlu dukungan SDM yang berkualitas dan teknologi tepat guna sebagai pendamping petani dalam usahanya.
Hubungi segera Distributor Resmi PT Natural nusantara ID N-264952 / Stokis NASA AD 213
bagian pelayanan dan order bp.Edy Santosa di 08562876255, 082322870145, WA 082225238025
GAPOKTAN Klaten 1 bus bersilahturahmi ke kantor NASA Jogjakarta.
Dalam agenda belajar bersama teknologi NASA guna meningkatkan SDM petani dan usaha usaha untuk meningkatkan hasil pertanian di daerah Klaten. Sebagai piilotnya mas Prawitnata ( tim penggerak )
Di aula kantor NASA Jogjakarta sebagai pemateri BP. Ir. Adhy Nugroho ( TAS Pertanian ) yang di dampingi BP. Ir. Agus Hakim ( Humas )
Langkah intensif untuk meningkatkan hasil pertanian yang lebih banyak.untuk tanaman padi 1 hektar bisa menghasilkan 16 ton. Dengan sarat dan ketentuan bersama teknologi NASA bisa terwujud. Bukan omong kosong..
Saatnya beralih dan berpikir bagaimana meningkatkan hasil. Bukan fokus pada hama dan penyakit.
Pendamping BP. Munir Hadi Murtana ( Leader )
Setelah di kantor NASA Jogjakarta. Agenda dilanjutkan ke lab. PT NASA di pantai Pandansimo Bantul Yogyakarta. Untuk melihat langsung area Pertanian dilahan pasir murni, tanpa Kompos dan pupuk kandang. Mengandalkan pupuk NASA sebagai penyuplai unsur-unsur tanaman.
Tanam padi NASA di media pasir
Mas Prawit bersama rombongan saat santai di lab. NASA.
Pemandu BP. Agus Hakim yang menjelaskan tentang lab NASA yang memiliki beraneka ragam tanaman Nusantara.
Kacang tanah tumbuh bagus dilahan pasir
Buah pare yang luar biasa besarnya
Tanaman MENTIMUN di Kraguman KLATEN
Tembakau di Wonosobo
Uji coba tanam padi dari 1 Batang, anakan bisa mencapai 50 anakan
Tanaman cabai di daerah Brangkal Karanganom Klaten
Tabulampot
Supernasa Granul untuk pembedah kesuburan tanah
Padi di lab NASA Pandansimo Bantul Yogyakarta
Padi. NASA di Troso Karanganom Klaten
Tanaman kakao dengan produk NASA
Pupuk untuk tanaman sawit
Tanam kacang panjang bisa luar biasa hasilnya
SYARAT PERTUMBUHANTanaman tumbuh baik pada tanah Latosol / lempung berpasir, subur, gembur, banyak mengandung bahan organik dan drainasenya baik, pH sekitar 5,5-6,5. Suhu antara 20-30 derajat Celcius, iklimnya kering, curah hujan antara 600-1.500 mm/tahun dan ketinggian optimum kurang dari 800 m dpl.
PEMBIBITAN
- Benih kacang panjang yang baik dan bermutu adalah sebagai berikut: penampilan bernas/kusam, daya kecambah tinggi di atas 85%, tidak rusak/cacat, tidak mengandung wabah hama dan penyakit. Keperluan benih untuk 1 hektar antara 15-20 kg.
- Benih tidak usah disemaikan secara khusus, tetapi benih langsung tanam pada lubang tanam yang sudah disiapkan.
PENGOLAHAN MEDIA TANAM
- Bersihkan lahan dari rumput-rumput liar, dicangkul/dibajak hingga tanah menjadi gembur.
- Buatlah bedengan dengan ukuran lebar 60-80 cm, jarak antara bedengan 30 cm, tinggi 30 cm, panjang tergantung lahan. Untuk sistem guludan lebar dasar 30-40 cm dan lebar atas 30-50 cm, tinggi 30 cm dan jarak antara guludan 30-40 cm
- Lakukan pengapuran jika pH tanah lebih rendah dari 5,5 dengan dolomit sebanyak 1-2 ton/ha dan campurkan secara merata dengan tanah pada kedalaman 30 cm
- Siramkan pupuk POC NASA yang telah dicampur air secara merata di atas bedengan dengan dosis ± 1 botol (500 cc) POC NASA diencerkan dengan air secukupnya untuk setiap 1000 m2(10 botol/ha). Hasil akan lebih bagus jika menggunakan SUPER NASA, cara penggunaannya sebagai berikut:
- alternatif 1 : Satu botol Super Nasa diencerkan dalam 3 liter air dijadikan larutan induk. Kemudian setiap 50 lt air diberi 200 cc larutan induk tadi untuk menyiram bedengan.
- alternatif 2 : setiap 1 gembor vol 10 lt diberi 1 peres sendok makan Super Nasa untuk menyiram 10 meter bedengan.
Supernasa Granul untuk pemupukan di awal tanam.
Kemasan 1 sak 10kg harga @ Rp. 210.000 ( wilayah Jawa )
TEKNIK PENANAMAN
- Jarak lubang tanam untuk tipe merambat adalah 20 x 50 cm, 40 x 60 cm, 30 x 40 cm. Dan jarak tanam tipe tegak adalah 20 x 40 cm dan 30 x 60 cm.
- Waktu tanam yang baik adalah awal musim kemarau/awal musim penghujan, tetapi dapat saja sepanjang musim asal air tanahnya memadai
- Benih direndam POC NASA dosis 2 tutup/liter selama 0,5 jam lalu tiriskan
- Benih dimasukkan ke dalam lubang tanam sebanyak 2 biji, tutup dengan tanah tipis/dengan abu dapur.
PENYULAMAN
Benih kacang panjang akan tumbuh 3-5 hari setelah tanam. Benih yang tidak tumbuh segera disulam.
PENYIANGAN
Penyiangan dilakukan pada waktu tanaman berumur 2-3 minggu setelah tanam, tergantung pertumbuhan rumput di kebun. Penyiangan dengan cara mencabut rumput liar/membersihkan dengan alat kored.
PEMANGKASAN / PEREMPELAN
Kacang panjang yang terlalu rimbun perlu diadakan pemangkasan daun maupun ujung batang. Tanaman yang terlalu rimbun dapat menghambat pertumbuhan bunga.
PEMUPUKAN
Dosis pupuk makro sebagai berikut:
Waktu
|
Dosis Pupuk Makro (per ha)
| ||
| Urea (kg) | SP-36 (kg) | KCl (kg) | |
| Dasar |
50
|
75
|
25
|
| Umur 45 hari |
50
|
25
|
75
|
| TOTAL |
100
|
100
|
100
|
Catatan : Atau sesuai rekomendasi setempat. Pupuk diberikan di dalam lubang pupuk yang terletak di kiri-kanan lubang tanam. Jumlah pupuk yang diberikan untuk satu tanaman tergantung dari jarak tanam
Paket pupuk dasar untuk semua jenis tanaman
POC NASA diberikan 1-2 minggu sekali semenjak tanaman berumur 2 minggu, dengan cara disemprotkan (4-8 tutup POC NASA/tangki). Kebutuhan total POC NASA untuk pemeliharaan 1-2 botol per 1000 M2 (10-20 botol/ha). Akan lebih bagus jika penggunaan POC NASA ditambahkan HORMONIK (3-4 tutup POC NASA + 1 tutup Hormonik/tangki). Pada saat tanaman berbunga tidak dilakukan penyemprotan, karena dapat mengganggu penyerbukan (dapat disiramkan dengan dosis + 2 tutup/10 liter air ).
PENGAIRAN
Pada fase awal pertumbuhan benih hingga tanaman muda, penyiraman dilakukan rutin tiap hari. Pengairan berikutnya tergantung musim.
Hasilnya memuaskan petani.
Petani bisa makmur
PENGELOLAAN HAMA DAN PENYAKIT a. Lalat kacang (Ophiomya phaseoli Tryon)
Gejala: terdapat bintik-bintik putih sekitar tulang daun, pertumbuhan tanaman yang terserang terhambat dan daun berwarna kekuningan, pangkal batang terjadi perakaran sekunder dan membengkak. Pengendalian: dengan cara pergiliran tanaman yang bukan dari famili kacang-kacangan dan penyemprotan dengan PESTONA.
b. Kutu daun (Aphis cracivora Koch)
Gejala: pertumbuhan terlambat karena hama mengisap cairan sel tanaman dan penurunan hasil panen. Kutu bergerombol di pucuk tanaman dan berperan sebagai vektor virus. Pengendalian: dengan rotasi tanaman dengan tanaman bukan famili kacang-kacangan dan penyemprotan Natural BVR
c. Ulat grayak (Spodoptera litura F.)
Gejala: daun berlubang dengan ukuran tidak pasti, serangan berat di musim kemarau, juga menyerang polong. Pengendalian: dengan kultur teknis, rotasi tanaman, penanaman serempak, Semprot Natural VITURA
d. Penggerek biji (Callosobruchus maculatus L)
Gejala: biji dirusak berlubang-lubang, hancur sampai 90%. Pengendalian: dengan membersihkan dan memusnahkan sisa-sisa tanaman tempat persembunyian hama. Benih kacang panjang diberi perlakuan minyak jagung 10 cc/kg biji.
e. Ulat bunga ( Maruca testualis)
Gejala: larva menyerang bunga yang sedang membuka, kemudian memakan polong. Pengendalian: dengan rotasi tanaman dan menjaga kebersihan kebun dari sisa-sisa tanaman. Disemprot dengan PESTONA
f. Penyakit Antraknose ( jamur Colletotricum lindemuthianum )
Gejala serangan dapat diamati pada bibit yang baru berkecamabah, semacam kanker berwarna coklat pada bagian batang dan keping biji. Pengendalian: dengan rotasi tanaman, perlakuan benih sebelum ditanam dengan Natural GLIO dan POC NASA dan membuang rumput-rumput dari sekitar tanaman.
g. Penyakit mozaik ( virus Cowpea Aphid Borne Virus/CAMV).
Gejala: pada daun-daun muda terdapat gambaran mosaik yang warnanya tidak beraturan. Penyakit ditularkan oleh vektor kutu daun. Pengendalian: gunakan benih sehat dan bebas virus, semprot vector kutu daun dan tanaman yang terserang dicabut dan dibakar.
h. Penyakit sapu ( virus Cowpea Witches-broom Virus/Cowpea Stunt Virus.)
Gejala: pertumbuhan tanaman terhambat, ruas-ruas (buku-buku) batang sangat pendek, tunas ketiak memendek dan membentuk "sapu". Penyakit ditularkan kutu daun. Pengendalian: sama dengan pengendalian penyakit mosaik.
i. Layu bakteri ( Pseudomonas solanacearum )
Gejala: tanaman mendadak layu dan serangan berat menyeabkan tanaman mati. Pengendalian: dengan rotasi tanaman, perbaikan drainase dan mencabut tanaman yang mati dan gunakan Natural GLIO pada awal tanam.
Jagung juga bisa maksimal
VCD untuk belajar bersama teknologi NASA
PANEN DAN PASCA PENEN
- Ciri-ciri polong siap dipanen adalah ukuran polong telah maksimal, mudah dipatahkan dan biji-bijinya di dalam polong tidak menonjol
- Waktu panen yang paling baik pada pagi/sore hari. Umur tanaman siap panen 3,5-4 bulan
- Cara panen pada tanaman kacang panjang tipe merambat dengan memotong tangkai buah dengan pisau tajam.
- Selepas panen, polong kacang panjang dikumpulkan di tempat penampungan, lalu disortasi
- Polong kacang panjang diikat dengan bobot maksimal 1 kg dan siap dipasarkan.
- Hubungi segera Distributor Resmi PT Natural nusantara ID N-264952 / Stokis NASA
bagian pelayanan dan order bp.Edy Santosa di 08562876255, 082322870145, WA 082225238025
















































