Jabon atau JATI AMBON pada dekade belakang
ini merupakan tren dan banyak diminati banyak orang,karena masa panen relatif
singkat antara 5 – 6 tahun, kualitas kayu batang lurus dan lebih berserat,
sehingga pangsa pasar sangat luas dan sangat dibutuhkan industri-industri
Jabon termasuk tanaman tahunan / keras yang sudah
populer dan kecepatan tumbuhnya luar biasa, apalagi bila dikelola dengan
teknologi tinggi, wah sangat memuaskan dan efisien waktu pada masa panennya,
coba perhatikan dibawah ini saya beri tip yang sederhana, tapi sangat luarbiasa
Saya mencoba
menanam JABON dikebun belakang rumah walau sedikit lahannya, kira-kira hanya
150 meter. Saya menanam dengan jarak tanam 1.5 meter, lubang sedalam 30 cm..
Pada mulanya saya mencari bibit Jabon di toko tanaman, waktu itu per batang
seharga Rp.3000,- rupiah, saya membeli 40 batang dengan tinggi bibit 50
cm,diameter 0,5 cm.
Dalam
penanaman saya pada awal sama sekali tidak menggunakan kompos / pupuk kandang,
hanya menggunakan produk-produk NASA yang saya beli dari Jogja. Dalam pengaplikasianya
saya mengikuti petunjuk teman, tetapi saya mencoba menggunakan secara surplus /
agak berlebihan, wah ternyata jauh dari perkiraan teman saya, Jabon tumbuh
dengan spektakuler, hanya dalam waktu 2 bulan saja sudah bisa setinggi hampir 2
meter,. Aplikasi terus saja saya lakukan hingga sekarang genap setahun sudah
setinggi 5.5 – 6 meter, dengan diameter 5 – 8 cm. Aku sungguh senang.
Dari
pengalaman ini, saya tularkan dengan teman-teman saya dan telah banyak
membuktikannya. Barangkali informasi ini bermanfaat, saya ingin berbagi teknik
budidaya Jabon
Cara bertanam
JABON praktis
1.
Buatlah
lubang sedalam 30 cm X lebar 40 – 50 cm [ jarak disesuaikan ]
2.
Berilah
kompos yang sudah matang dan sudah dicampur dengan GLIO secukupnya
3.
Lepas
/ sobek plastik polibagnya,Masukan bibit JABON dan tambahkan tanah sekupnya
4.
Siram
dengan air yang sudah dicampur dengan SUPERNASA secukupnya
5.
Selesai
[ pada masa bertanam lebih optimal pada musim penghujan ]
Cara
pemeliharaan
1.
Semprotkan
POC NASA 4 tutup + Hormonik 1 tutup per
tangki setiap 3 / 4 hari sekali diatas maupun dibawah daun pada pagi hari
sampai pada umur 2 bulan HST
2.
Siramkan
air yang sudah dicampur dengan SUPERNASA setiap 1 bulan sekali
3.
Siangi
rumput disekitar pohon sesering mungkin
4.
Periksa
daun yang rusak, apakah ada ulat [ jika ada diambil ]
5.
Untuk
pengendalian hama gunakan PESTONA atau BVR
6.
Jika
daun sudah bertangkai tingkat lima, kurangi / petik mulai dari bawah dan
sisakan tiga tingkat ke atas [ agar pertumbuhan daun cepat ]
7.
Jika
sudah 1 – 2 bulan biasanya ditangkai paling atas akan muncul cabang,potong saja
dan sisakan yang ditengah [ biar lurus ke atas ]
Cara
pemilihan bibit
1.
Cari
ditempat pembibitan [ jika mungkin ], kalau tidak diagen-agen penjualan bibit
tanaman
2.
Pilih
yang batangnya lurus dan daunnya hijau segar
1.
SUPERNASA
adalah pupuk organik pembedah tanah sebagai stater kesuburan, caranya 1 sdm
dicampur dengan 5 – 10 liter air, tambahkan 5 sdm NPK
2.
POC
NASA adalah pupuk car organik berkualitas tinggi,dosis 4 -5 tutup / tangki bisa
disemprotkan bersama HORMONIK dan PESTONA
3.
HORMONIK
adalah zat pengatur tumbuh, sangat baik untuk pertumbuhan tanaman
4.
PESTONA adalah pengendali hama alami
5.
BVR
adalah pengendali hayati [ bersifat sporadis / jamur makan hama ] caranya 1 sdm dicampur dengan air, masukan tangki dan
semprotkan pada sore / cuaca mendung
6.
GLIO
CLADIUM adalah spora yang akan melindungi akar biar tidak terjadi FUSARIUM,
caranya campur 1 dos GLIO pada kompos yang matang, diamkan 7 – 14 hari, lalu
taburkan pada awal tanam
Sangat
mudahkan, SELAMAT MENCOBA, dan apabila ingin bertanya maupun butuh
produk-produk tersebut bisa hubungi no HP 085 6287 6255 [ bisa SMS ]






























